Jenis Perawatan Gigi Anak :
- Aplikasi Fluoride Topikal (Fluoridasi)
Definisi: Pengolesan bahan vitamin gigi dengan bahan fluoride yang tinggi (dalam bentuk gel, busa, atau varnish) langsung pada semua permukaan gigi biasanya di lakukan 3-6bulan sekali.
Tujuan: Untuk memperkuat email gigi (lapisan luar gigi), membuatnya lebih tahan terhadap serangan asam yang menyebabkan karies, dan membantu remineralisasi (perbaikan) pada karies tahap awal. - Fissure Sealant
Definisi: Penutupan ceruk (lekukan) yang dalam pada permukaan kunyah gigi geraham (molar) dengan bahan resin khusus.
Tujuan: gigi geraham rentan menjadi tempat berkumpulnya sisa makanan dan bakteri. Sealant berfungsi sebagai lapisan pelindung untuk menutup celah tersebut sehingga mencegah plak dan bakteri masuk dan menyebabkan lubang. - Pembersihan Gigi (Scaling)
Definisi: Prosedur membersihkan plak dan karang gigi (kalkulus) yang menumpuk di permukaan gigi dan di bawah gusi.
Tujuan: Karang gigi tidak bisa hilang hanya dengan menyikat, dan penumpukannya dapat menyebabkan penyakit gusi. Pembersihan rutin menjaga gusi tetap sehat. - Penambalan Gigi (Dental Filling/Restorasi)
Definisi: Prosedur paling umum untuk memperbaiki gigi berlubang. Dokter akan membuang jaringan gigi yang rusak dan mengisi lubang tersebut dengan bahan tambal (biasanya komposit berwarna putih).
Tujuan: Menghentikan penyebaran karies, mengembalikan bentuk dan fungsi gigi, dan mencegah infeksi menjalar ke saraf gigi. - Perawatan Pulpa (Saraf Gigi)
Pulpotomi : Mengangkat pulpa yang terinfeksi di bagian mahkota, tetapi mempertahankan pulpa akar yang masih sehat.
Pulpektomi : Mengangkat seluruh jaringan pulpa yang sudah mati atau terinfeksi parah, kemudian mengisi saluran akar dengan bahan khusus anak.
Tujuan : kedua prosedur ini adalah mempertahankan gigi susu sampai waktu tanggalnya tiba secara alami. - Pemasangan Mahkota Anak (Pediatric Crown)
Definisi: Pemasangan selubung atau “topi” di atas gigi yang telah melalui prosedur perawatan pulpa (pulpotomi/pulpektomi) atau gigi yang mengalami kerusakan mahkota luas.
Tujuan: Melindungi gigi yang lemah dan telah dirawat agar tidak mudah patah dan menjaga bentuk gigi tersebut hingga gigi permanen tumbuh.


